Otomasi DIsable IP ARP di Mikrotik Berdasarkan Penjadwalan

Jumat, 03 Juli 2016, widianto.org – Otomasi disable ip arp di mikrotik ini dibutuhkan disaat client/user konek berdasarkan mac-address sehingga untuk melakukan koneksi setiap client/user harus mendapaftarkan mac-addressnya terlebih dahulu.

Kenapa ini diperlukan ? sebagai contoh kasus, saya di rumah berlangganan internet 10 mbps, tetapi karena tidak setiap hari internet digunakan untuk optimalisasi bandwidth maka akses internet dishare ke tetangga sebelah rumah menggunakan media WIFI dengan ada biaya perbulan. Muncul kasus kalau keamanan hanya berdasarkan password wifi, ini sangat tidak memungkinkan karena password wifi bisa disebar, dan lebih sulit lagi dalam mengkontrol setiap user yang ingin berlangganan, karena tidak mungkin setiap user yang terkoneksi memiliki password wifi yg berbeda, dan apabila tenggat waktu habis tidak semua user berlanggan ditanggal yang sama, dan ini sangat tidak mungkin merubah password wifi setiap user ingin berlangganan kembali.

Maka solusi mudah yaitu konek berdasarkan mac-address dengan mengoptimalkan fitur mikrotik yaitu diintegrasikan dengan penjadwalan (schedule), sehingga user dapat dikontrol, sebagai contoh : Asep berlangganan internet pada tanggal 03 Mei 2016, pukul 13:00 ,maka apabila Asep berlangganan internet perbulan maka pada tanggal 03 Juni 2016 Asep harus melakukan pembayaran kembali untuk dapat terus terkoneksi ke internet. Hal ini cukup sulit apabila dilakukan secara manual karena manusia sering lupa dan masih lumayan kalau usernya cuman satu nah kalau usernya ada 100 bagaimana mengontrolnya ? maka disinilah perlunya integrasi dengan penjadwalan sehingga apabila user belum melakukan pembayaran tepat pada waktunya maka akan dimatikan secara otomatis.

Tahapan Konfigurasi

Ada 5 (Tahapan) tahapan konfigurasi yang harus dilalui agar fungsi otomisasi disable IP ARP di mikrotik erdasarkan penjadwalan bisa dilakukan :

  1. konfigurasi Interface untuk dapat terintegrasi dengan ARP.
  2. Make Static IP DHCP Server
  3. Add mac-address di IP ARP
  4. membuat comment pada IP ARP
  5. Setting Penjadwalan

Konfigurasi interface untuk dapat terintegrasi dengan ARP

Merubah konfigurasi ARP di interface dari “enabled” menjadi “reply-only”

widianto.org arp reply-only

 

Make Static IP DHCP Server

Tujuan di buat statik setiap ip dhcp adalah agar mudah mengontrol setiap koneksi user, karena dengan ip yang berubah-rubah sulit untuk mengontrolnya.

Untuk membuat IP Statik pada DHCP lakukan perubahan di  : IP > DHCP SERVER > Leases lalu pilih ip dhcp yang hendak dibuat statik, untuk dibuat statik lakukan seperti gambar berikut :

widianto.org make static ip dhcp

 

Add Mac-Address di IP ARP

Dalam mendaftarkan mac-address di IP ARP harus sesuai dengan ip address & mac-address user/client yang terkoneksi, yg mana ip address & mac-accress user/client bisa dilihat di IP DHCP Server.

Untuk mendaftarkan ip & mac-address klik di : IP > ARP kemudian klik tanda + untuk menambahkan, kemudian isi kolom IP Address & Mac Adress disesuaikan dengan ip dhcp yang telah di statik sebelumnya, sebagai contoh seperti gambar berikut :

widian.top daftar ip & mac

Dan jangan lupa pada bagian kolom interface, disesuaikan dengan interface anda.

 

Membuat Comment pada IP ARP

Membuat komen pada IP ARP sekilas tidak terlalu banyak fungsinya, tetapi sebenarnya komen sangat diperlukan selain sebagai penanda juga bisa dijadikan parameter dalam membuat penjadwalan, hal ini akan anda pahami setelah melalui tahap konfigurasi penjadwalan.

Untuk membuat komen pada IP ARP hanya klik tombol Comment pada ip arp yg telah di daftarkan sebelumnya.

widianto.org comment ip arp

 

Komen “2016-07-05 14:52 Asep” memiliki arti bahwa pada tanggal 05 July 2016 pada pukul 14:52 client bernama Asep akan expired dengan expired maka otomatis koneksi internet akan terputus dan hal ini akan diproses pada penjadwalan.

Setting Penjadwalan

Setelah tahapan diatas dilakukan maka saatnya melakukan penjadwalan, untuk melakukan penjadwalan maka lakukan langkah sebagai berikut klik System > Scheduler, kemudian isi setiap kolom seperti gambar berikut

widianto.org penjadwalan

 

Penjelasan gambar :

  1. Isi Kolom Name dengan nama client eg. Asep
  2. Isi Kolom “Start Date” dengan tanggal expired
  3. “Start Time” adalah waktu eksekusi
  4. Interval adalah range waktu eksekusi
  5. Adalah perintah eksekusi, /ip arp disable [find comment=”2016-07-05 14:52 Asep”] ini diartikan pada arp cari komen “2016-07-05 14:52 Asep” lalu disable, maka secara otomatis pada ip ARP akan mendisable, dengan terdisablenya ip arp maka secara otomatis client yg bernama Asep tidak akan bisa terkoneksi ke internet, dari hasil proses penjadwalan begitu pentingnya komen.

Terima Kasih semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda 🙂

 

 

 

Please follow and like us:
0

8 thoughts on “Otomasi DIsable IP ARP di Mikrotik Berdasarkan Penjadwalan

  1. Pingback: Cıvata

  2. My brother recommended I would possibly like this blog.
    He was entirely right. This submit actually made my day.

    You cann’t consider simply how a lot time I had spent for this info!
    Thanks!

  3. Hello there, just became aware of your blog through Google, and found that it is truly informative.
    I am going to watch out for brussels. I’ll be grateful if you continue this in future.
    Many people will be benefited from your writing. Cheers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *