Memaknai Indah dan Buruk

Kehidupan di dunia ini adalah proses panjang menciptakan mimpi indah dan menghindari mimpi buruk. Ya tidak dapat dipungkiri setiap manusia yang hidup di dunia pasti memimpikan kehidupan yang indah dan tidak ingin memimpikan sesuatu yang buruk.

Sedangkan indah atau buruk dalam mimpi dilihat dari sisi ilahiah itu hanyalah dualitas yang pada dasarnya tidak ada kecuali reaksi pikiran saja, seseorang yang sudah terbuka hijabnya dalam memandang Ilahiah memaknai indah dan buruk hanya tertuju pada yang Satu (manunggal) yaitu Tuhan.

Mimpi adalah permainan tidur. Kalau mau tidur nyenyak, tidurlah siang dan malam tanpa mimpi, ini dimaknani bahwa “Nyenyak” adalah maqam tajali dimana rasa indah dan buruk telah manunggal menjadi Satu, dimana maqam tersebut telah melewati maqam takhali (pengosongan diri) yaitu “tanpa mimpi” dan diisi oleh ilahi (tahali).

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *