Sejuta Kabut

Sejuta Kabut

Sejuta kabut masih menutupi relung hati dan jiwaku, menggoreskan suranyamnya hidupku, Kubuka lebar-lebar pintu jiwaku, Kuterjuni kabut yang di hatiku, Berbekal cahaya matahari, yang bernyala, yang membara, lalu kabut itu datang kembali, mengetuk ngetuk lalu mentupi lagi hati dan jiwaku, Tuhan begitu banyak kabut ini, ampuni aku Tuhan..

Please follow and like us:
0

3 thoughts on “Sejuta Kabut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *